Bruxism (Gemeretuk Gigi)


Mulut | Ilmu Gigi | Bruxism (Gemeretuk Gigi) (Disease)


Bruxism atau kertakan gigi adalah kegiatan parafungsional oral yang ditandai oleh grinding gigi dan biasanya mencakup mengepalkan rahang.

Penyebab dan faktor risiko

Penyebab bruxism tidak sepenuhnya disepakati, tetapi stres sehari-hari dapat menjadi pemicu pada banyak orang. Kemungkinan penyebab fisik atau psikologis mungkin termasuk: kecemasan, ditekan marah atau frustrasi, agresif, kompetitif atau hiperaktif tipe kepribadian, keselarasan abnormal gigi atas dan bawah (maloklusi), masalah tidur lainnya, lekukan di lidah Anda, respon nyeri dari sakit telinga atau tumbuh gigi pada anak-anak, peningkatan sensitivitas gigi, komplikasi yang dihasilkan dari sebuah gangguan, seperti penyakit Huntingtons atau penyakit Parkinson, efek samping dari beberapa obat psikiatris, termasuk antidepresan tertentu.

Gangguan ini tidak berbahaya, namun dapat menyebabkan kerusakan permanen pada gigi dan nyeri rahang tidak nyaman, sakit kepala, atau sakit telinga. Komplikasi: depresi, gangguan makan, insomnia dan peningkatan masalah gigi atau TMJ. Bruxism bukan satu-satunya penyebab keausan gigi, sehingga sulit untuk mendiagnosa dengan bukti visual saja.

Diagnosa dan Pengobatan

Teknik diagnostik yang paling diandalkan adalah mengukur elektromiografi (EMG). Jika didiagnosis lebih awal, menemukan dan menghilangkan penyebab asli (s) dapat menyembuhkan bruxism.

Dalam banyak kasus, pengobatan tidak diperlukan. Terapi meliputi manajemen stres, terapi perilaku, splints dan penjaga mulut.

...