Kanker (tumor) Usus Besar


Panggul | Onkologi | Kanker (tumor) Usus Besar (Disease)


Kanker kolorektal adalah tumor kanker pada lapisan usus besar atau rektum. Gejala kanker kolorektal bervariasi tergantung pada lokasi tumor. Mereka mungkin termasuk yang berikut: perubahan frekuensi buang air besar atau konsistensi umum tinja; sakit perut; darah dalam tinja; ketidaknyamanan dubur atau sensasi pengosongan lengkap dari rektum; kehilangan selera makan. Gejala kanker kolorektal mungkin keliru untuk gejala gangguan kurang serius, seperti wasir. Kondisi lain seperti sindrom iritasi usus, Ulcerative Colitis, penyakit Crohn, Diverticulosis, dan penyakit Ulkus peptikum dapat memiliki gejala yang menyerupai kanker kolorektal.

Penyebab dan faktor risiko

Tidak ada penyebab tunggal kanker usus besar. Hampir semua kanker usus besar dimulai sebagai non-kanker polip (jinak), yang perlahan-lahan berkembang menjadi kanker. Risiko lebih tinggi untuk kanker usus besar adalah orang yang: diatas 60 tahun; orang Afrika Amerika keturunan Eropa Timur; makan diet tinggi daging merah atau olahan; memiliki kanker di bagian tubuh lainnya; memiliki polip kolorektal; memiliki penyakit radang usus seperti penyakit Crohn atau kolitis ulseratif; memiliki riwayat keluarga kanker usus besar; memiliki riwayat pribadi kanker payudara. Obesitas, merokok, alkohol dan kurangnya latihan fisik juga bisa menjadi faktor risiko.

Diagnosa dan Pengobatan

Diagnosis kanker kolorektal adalah melalui tumor. Biopsi biasanya dilakukan selama sigmoidoskopi atau kolonoskopi. X-ray dan Komputer Tomography (CT) mungkin juga diperlukan.

Pengobatan kanker kolorektal tergantung pada lokasi tumor. Secara umum, pengobatan dapat mencakup: operasi, paling sering kolektomi, untuk menghilangkan sel-sel kanker; kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker dan terapi radiasi untuk menghancurkan jaringan kanker. Kebanyakan kanker kolorektal harus dicegah, melalui peningkatan pengawasan, peningkatan gaya hidup, dan, mungkin, penggunaan agen chemopreventative diet. ...