Karsinoma Pangkal Tenggorkan (Kanker Tenggorokan)


Kerongkongan | Onkologi | Karsinoma Pangkal Tenggorkan (Kanker Tenggorokan) (Disease)


Kanker laring juga dapat disebut kanker laring karsinoma dan kanker pita suara, kotak suara yang disebut laring, atau area lain dari tenggorokan. Sebagian besar kanker laring adalah karsinoma sel skuamosa.

Gejala kanker laring tergantung pada ukuran dan lokasi tumor. Gejala yang dapat berkembang adalah: pernapasan abnormal suara; batuk; batuk darah; kesulitan menelan; suara serak yang tidak membaik dalam 1 - 2 tahun; sakit leher; sakit tenggorokan yang tidak lebih baik dalam 1 - 2 tahun, bahkan dengan antibiotik; pembengkakan atau benjolan di leher; penurunan berat badan yang tidak disengaja.

Penyebab dan faktor risiko

Penyebab kanker laring tidak diketahui. Merokok tembakau paling menyebabkan kanker laring. Juga, orang-orang peminum berat lebih mungkin mengembangkan kanker laring dibandingkan orang yang tidak minum alkohol. Merokok dan minum alkohol dikombinasikan menyebabkan peningkatan risiko untuk kanker tenggorokan. Orang dengan riwayat kanker kepala dan leher diketahui berisiko tinggi mengembangkan kanker kedua dari kepala, leher, atau paru-paru.

Sebagian besar kanker tenggorokan berkembang pada orang dewasa diatas usia 50 tahun dan laki-laki lebih mungkin dibandingkan perempuan untuk terkena kanker tenggorokan.

Komplikasi dapat bertambah, seperti: obstruksi jalan napas; cacat leher atau wajah; kehilangan suara dan kemampuan berbicara dan penyebaran kanker ke daerah tubuh lainnya disebut metastasis.

Diagnosa dan Pengobatan

Diagnosis ditegakkan atas dasar riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan khusus yang mungkin termasuk x-ray dada, Komputer Tomography (CT) atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) scan, dan biopsi jaringan.

Tujuan pengobatan adalah untuk menghapus kanker dan mencegah penyebaran ke bagian lain dari tubuh. Pengobatan mungkin melibatkan operasi, radioterapi, atau kemoterapi, sendiri atau dalam kombinasi. ...