Kolera (Infeksi Bakteri Usus)


Abdomen | Gastroenterologi | Kolera (Infeksi Bakteri Usus) (Disease)


Kolera, umumnya ditemui di Afrika, Asia, India dan Amerika Selatan, adalah penyakit yang ditandai dengan pelepasan racun yang menyebabkan peningkatan pelepasan air dalam usus, yang menghasilkan diare berat. Penularan terjadi terutama dengan minum air atau makan makanan yang telah terkontaminasi oleh tinja orang yang terinfeksi, termasuk tanpa gejala yang jelas.

Gejalanya meliputi: diare berair yang dimulai tiba-tiba dan memiliki bau amis; kram perut; mual; muntah; kering selaput lendir atau mulut; kulit kering; haus yang berlebihan; mata berkaca-kaca atau cekung; kurangnya air mata; kelesuan; jarang kencing; dehidrasi cepat; nadi cepat; kantuk yang tidak biasa atau kelelahan. Dehidrasi dapat menyebabkan hilangnya mineral dalam darah yang disebut elektrolit, yang menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh Anda, yang dapat menyebabkan otot crams dan shock. Disamping dehidrasi, masalah lain dapat terjadi, seperti: hipoglikemia, hipokalemia, gagal ginjal.

Penyebab dan faktor risiko

Kolera adalah infeksi usus kecil yang terjadi karena bakteri cholerae Vibrio.

Faktor risiko untuk kolera meliputi: kondisi miskin sanitasi, asam lambung tidak ada (hypochlorhydria atau achlorhydria), paparan rumah tangga, jenis darah O, kerang mentah atau setengah matang.

Diagnosa dan Pengobatan

Diagnosis didasarkan pada kultur darah dan feses.

Tujuan pengobatan adalah rehidrasi untuk mengganti cairan kerugian elektrolit. Selama epidemi kolera, kebanyakan orang dapat dibantu dengan rehidrasi oral saja, tetapi orang-orang menderita dehidrasi parah mungkin juga perlu cairan intravena. Antibiotik juga dapat diresepkan. ...