Enuresis (Mengompol)


Panggul | Pediatri | Enuresis (Mengompol) (Disease)


Inkontinensia urin (enuresis) adalah istilah medis untuk mengompol.

Penyebab dan faktor risiko

Inkontinensia adalah buang air kecil yang disengaja atau tidak disengaja pada anak-anak yang berada pada usia di mana mereka harus mampu memiliki kontrol kandung kemih mereka. Anak perempuan biasanya mendapatkan kontrol kandung kemih sebelum anak laki-laki lakukan.

Lebih jarang basah saat tidur mungkin merupakan tanda dari gangguan lain seperti: infeksi saluran kemih (infeksi kandung kemih), diabetes, sembelit kronis, dan kandung kemih atau saluran kemih abnormal. Hal ini terjadi pada sekitar 10% dari anak-anak selama 5 tahun. Anak-anak yang memiliki kontrol buang air kecil pada awalnya kemudian mengembangkan gangguan ini mungkin menderita stres kehidupan.

Diagnosa dan Pengobatan

Inkontinensia dapat didiagnosis pada anak perempuan lebih tua dari usia 5 tahun dan anak laki-laki yang lebih tua dari usia 6 tahun yang masih mengalami masalah kontrol kemih. Ada berbagai jenis mengompol yang mungkin terjadi, termasuk yang berikut:

(1) enuresis diurnal (mengompol pada siang hari)

(2) enuresis Nocturnal (pada malam hari)

(3) enuresis primer (terjadi ketika anak tidak sepenuhnya menguasai toilet training)

(4) enuresis sekunder (terjadi ketika anak memang memiliki periode kekeringan, tapi kemudian kembali untuk memiliki periode inkontinensia)

Dengan jaminan dan pelatihan itu biasanya sembuh sendiri. Kebanyakan inkontinensia memudar secara alami. Berikut adalah contoh dari apa yang bisa terjadi dari waktu ke waktu: kapasitas kandung kemih meningkat, alam tubuh menjadi aktif, kandung kemih terlalu aktif merebahkan diri, produksi ADH menjadi normal, anak belajar untuk menanggapi sinyal tubuh bahwa sudah waktunya untuk kencing, stres.

Banyak anak-anak mengatasi inkontinensia secara alami (tanpa pengobatan) saat mereka tumbuh dewasa. Jumlah kasus inkontinensia turun sebesar 15% setiap tahun setelah usia 5 tahun.

...