Pendarahan Kehamilan


Panggul | Ilmu Kandungan /ginekologi | Pendarahan Kehamilan (Disease)


Perdarahan obstetris mengacu pendarahan berat selama kehamilan, persalinan, atau masa nifas. Perdarahan mungkin vagina dan eksternal, atau, lebih jarang tetapi lebih berbahaya, internal ke dalam rongga perut. Biasanya perdarahan berhubungan dengan kehamilan itu sendiri, tetapi beberapa bentuk perdarahan disebabkan oleh peristiwa lain.

Penyebab dan faktor risiko

Perdarahan selama kehamilan dapat disebabkan oleh banyak hal, termasuk cedera rahim, pendarahan dari retensi plasenta, gangguan pembekuan, ruptur uterus, kehamilan ektopik, kehamilan toksemia (preeklampsia / eklampsia), plasenta previa, keguguran, kehamilan molar, atau solusio plasenta. Ini mungkin mengancam kehidupan bagi ibu dan bayi yang belum lahir.

Perdarahan obstetris merupakan penyebab utama kematian ibu. Perdarahan yang paling umum adalah hilangnya kehamilan, keguguran, medis juga disebut aborsi. Perdarahan dari keguguran awal mungkin mirip dengan menstruasi berat, tetapi kemudian, kerugian kehamilan dapat disertai dengan perdarahan yang berlebihan atau berkepanjangan. Kehamilan ektopik dapat menyebabkan perdarahan, secara internal, yang bisa berakibat fatal jika tidak diobati.

Diagnosa dan Pengobatan

Pertimbangan utama adalah adanya plasenta previa, suatu kondisi yang biasanya perlu diselesaikan dengan melahirkan bayi melalui operasi caesar. Juga solusio plasenta dapat menyebabkan perdarahan obstetri, beberapa kali tersembunyi.

Tujuan terapi adalah untuk menghentikan penyebab perdarahan, memastikan ibu dan bayi tetap sehat, dan jika perlu mengganti darah yang hilang. Pengobatan termasuk transfusi darah, cairan infus, dan pemantauan janin dan ibu. ...