Optik neuritis (peradangan saraf optik)


Mata | Ilmu Kesehatan Mata | Optik neuritis (peradangan saraf optik) (Disease)


Neuritis optik (peradangan saraf optik) adalah suatu peradangan, disertai demielinasi, saraf optik (saraf kranial II) yang melayani retina mata.

Ini adalah kondisi variabel dan dapat hadir dengan salah satu gejala berikut: mengaburkan visi, hilangnya ketajaman visual, kehilangan penglihatan warna sebagian atau semua, kebutaan lengkap atau parsial dan nyeri di belakang mata. Ini salah satu gejala yang paling sering menimbulkan multiple sclerosis, meskipun ada penyebab lain.

Gejala utama adalah tiba-tiba kehilangan penglihatan (parsial atau lengkap), atau visi yang tiba-tiba kabur atau berkabut, dan nyeri pada pergerakan mata yang terkena. Penglihatan mungkin juga terganggu / menghitam bukan kabur, seperti ketika merasa pusing. Banyak pasien dengan optik neuritis mungkin kehilangan beberapa warna visi pada mata yang terkena (terutama merah), dengan warna-warna yang muncul secara halus dicuci dibandingkan dengan mata lainnya. Dalam kebanyakan kasus, fungsi penglihatan kembali mendekati normal dalam delapan sampai sepuluh minggu, tetapi mereka juga dapat maju ke keadaan kehilangan penglihatan yang lengkap dan permanen.

Penyebab dan faktor risiko

Optik neuritis dapat terjadi pada anak-anak atau orang dewasa dan mungkin melibatkan salah satu atau kedua saraf optik. Optik neuritis biasanya mempengaruhi orang dewasa muda mulai dari 18-45 tahun, dengan usia rata-rata 30-35 tahun. Ada dominasi perempuan yang kuat.

Diagnosa dan Pengobatan

Pengobatan intravena sistemik dengan kortikosteroid, yang dapat mempercepat penyembuhan saraf optik, sering direkomendasikan, tetapi tidak memiliki pengaruh yang signifikan pada ketajaman visual. ...