Poliomyelitis (polio)


Umum atau Lainnya | Ilmu Penyakit Saraf / Neurologi | Poliomyelitis (polio) (Disease)


Poliomyelitis (polio) adalah penyakit virus yang sangat menular, yang terutama mempengaruhi anak-anak. Virus ini ditularkan melalui makanan dan air yang terkontaminasi, dan berkembang dalam usus, dimana ia dapat menyerang sistem saraf.

Prevalensi infeksi di seluruh dunia ini telah menurun secara signifikan sejak saat itu karena program imunisasi agresif. Pemberantasan penyakit ini selama dekade ini adalah prioritas utama bagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Banyak orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala, tetapi mengeluarkan virus dalam kotoran mereka, maka transmisi infeksi ke orang lain. Gejala awal polio termasuk demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, kekakuan pada leher, dan nyeri pada tungkai. Dalam sebagian kecil kasus, penyakit ini menyebabkan kelumpuhan, yang sering permanen.

Penyebab dan faktor risiko

Poliomyelitis adalah infeksi enterovirus yang dapat bermanifestasi dalam 4 bentuk yang berbeda: infeksi tanpa gejala, penyakit gagal, poliomyelitis nonparalytic, dan penyakit lumpuh. Sebelum abad ke-19, poliomyelitis terjadi secara sporadis. Selama abad ke-19 dan ke-20, epidemi polio itu lebih sering diamati, mencapai puncaknya pada pertengahan 1950-an.

Diagnosa dan Pengobatan

Polio hanya bisa dicegah dengan imunisasi. Tidak ada antivirus yang efektif terhadap poliovirus. Pengobatan penyakit polio terutama mendukung. Analgesia diindikasikan pada kasus mialgia atau sakit kepala. Ventilasi mekanis sering dibutuhkan pada pasien dengan bulbar kelumpuhan. Trakeostomi perawatan sering dibutuhkan pada pasien yang memerlukan bantuan ventilasi jangka panjang. ...