Oxytocin - nasal


Piramal Healthcare | Oxytocin - nasal (Medication)


Desc:

Oksitosin adalah hormon yang digunakan selama tahap akhir kehamilan untuk menginduksi persalinan (kontraksi). Hal ini sering digunakan untuk menginduksi persalinan pada kehamilan sulit atau kehamilan berisiko untuk komplikasi (misalnya, preeklamsia, eklamsia, diabetes).

Obat ini juga dapat digunakan selama kehamilan untuk menguji detak jantung janin; dan untuk menghapus tembuni (plasenta) dan kontrol perdarahan dari rahim (uterus) setelah melahirkan. Ikuti semua petunjuk untuk pencampuran yang tepat dan pengenceran dengan benar IV cairan. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai penggunaan obat ini, konsultasikan apoteker Anda. Berikan obat ini perlahan-lahan oleh vena (IV) seperti yang ditentukan oleh dokter.

Obat ini harus dicampur dalam garam, dekstrosa, atau solusi Lactated Ringer. Dosis dan lamanya pengobatan didasarkan pada kondisi medis Anda dan respon terhadap terapi. Sebelum menggunakan, periksa produk ini secara visual untuk partikel atau perubahan warna.

...

Side Effect:

Efek samping dengan oksitosin yang tidak umum. Efek samping yang serius termasuk:reaksi alergi (sesak napas; penyumbatan tenggorokan; gatal-gatal, pembengkakan bibir, wajah, atau lidah, ruam, atau pingsan); kesulitan buang air kecil; nyeri dada atau jantung berdetak tidak teratur; sulit bernafas; kebingungan; kenaikan berat badan tiba-tiba atau pembengkakan yang berlebihan; sakit kepala parah; ruam; perdarahan vagina yang berlebihan; atau kejang.

Efek samping yang kurang serius mungkin lebih mungkin terjadi. Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda mengalami kemerahan atau iritasi di tempat suntikan; kehilangan selera makan; atau mual atau muntah.

...

Precaution:

Beritahu dokter riwayat kesehatan Anda, terutama dari:masalah jantung, masalah pendarahan, kejang, penyakit ginjal, tekanan darah tinggi, alergi. Obat ini tidak dianjurkan untuk digunakan selama 6 bulan pertama (2 trimester) kehamilan. Diskusikan risiko dan manfaat dengan dokter Anda.

obat ini masuk ke dalam ASI. Sementara belum ada laporan membahayakan bayi menyusui, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menyusui

...