Pentuss


Sanofi-Aventis | Pentuss (Medication)


Desc:

Pentuss / carbetapentane, phenylephrine, pyrilamine digunakan untuk meredakan gejala yang disebabkan oleh pilek, flu, alergi, demam, dan penyakit pernapasan lainnya (misalnya, sinusitis, bronkitis). Gejala ini termasuk batuk, mata berair, gatal mata / hidung / tenggorokan, pilek, dan bersin. ...

Side Effect:

Mengantuk, pusing, flushing, sakit kepala, mual, gugup, penglihatan kabur, atau mulut / hidung / tenggorokan kering dapat terjadi. Jika salah satu dari efek-efek ini menetap atau memburuk, beritahu dokter atau apoteker Anda segera.

Katakan kepada dokter Anda segera jika ada efek samping tidak mungkin namun serius terjadi:perubahan mental / suasana hati (misalnya, halusinasi, kebingungan), gemetar (tremor), kesulitan buang air kecil, lemah.

Informasikan dokter Anda segera jika salah satu efek samping yang jarang tapi sangat serius terjadi:denyut jantung cepat / lambat / tidak teratur, kejang. Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini jarang terjadi. Namun, cari perhatian medis segera jika Anda melihat gejala-gejala reaksi alergi yang serius, termasuk:ruam, gatal / bengkak (terutama wajah / lidah / tenggorokan), pusing berat, kesulitan bernapas.

...

Precaution:

Obat ini tidak boleh digunakan dengan obat berikut karena interaksi yang sangat serius mungkin terjadi:MAO inhibitor (misalnya, furazolidone, isocarboxazid, linezolid, moclobemide, phenelzine, prokarbazin, selegiline, tranylcypromine), sibutramine.

Jika Anda sedang menggunakan obat ini tercantum di atas, beritahu dokter atau apoteker sebelum memulai obat ini. Beritahu dokter atau apoteker Anda jika Anda telah berhenti mengambil MAO inhibitor dalam 2 minggu terakhir.

Sebelum menggunakan obat ini, beritahu dokter atau apoteker dari semua resep dan nonresep / produk herbal yang Anda gunakan, khususnya dari:obat sakit narkotika (misalnya, codeine), relaksan otot, obat tidur atau kecemasan (misalnya, alprazolam, diazepam, zolpidem ), obat untuk depresi (misalnya, amitriptyline), obat untuk penyakit Parkinson (misalnya, antikolinergik seperti benztropine, trihexyphenidyl), obat anti-kejang (misalnya, carbamazepine), skopolamin, antispasmodik (misalnya, atropin, alkaloid belladonna), obat batuk-pilek, antihistamin lainnya (misalnya, diphenhydramine, dimenhydrinate), diphenhydramine atau antihistamin lainnya dioleskan pada kulit (misalnya, anti-gatal krim, salep, semprot)

Selama kehamilan dan menyusui tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini tanpa saran dokter Anda.

...