Rifater


Sanofi-Aventis | Rifater (Medication)


Desc:

Rifater / isoniazid, pirazinamid dan rifampin digunakan untuk mengobati tuberkulosis (TB) paru-paru.

Antibiotik ini hanya memperlakukan infeksi bakteri. Ini tidak akan bekerja untuk infeksi virus (seperti pilek, flu). Penggunaan antibiotik yang tidak perlu atau penyalahgunaan apapun dapat menyebabkan efektivitasnya menurun.

...

Side Effect:

Efek samping yang paling umum menetap atau menjadi mengganggu saat menggunakan Rifater:diare; pusing; kantuk; gas; sakit kepala; mulas; nyeri sendi atau otot; perut kram; mual; kesulitan tidur.

Segera cari perhatian medis jika salah satu efek samping yang parah terjadi ketika menggunakan Rifater:reaksi alergi yang parah (ruam; gatal-gatal, kesulitan bernafas, sesak di dada, pembengkakan mulut, wajah, bibir, atau lidah; suara serak yang tidak biasa) ; urin berdarah atau gelap, perubahan jumlah urin yang dihasilkan; perubahan visi; sakit dada; batuk berdarah; tinja berdarah; demam, menggigil, atau sakit tenggorokan; perasaan umum ketidaknyamanan; haus atau buang air kecil meningkat; detak jantung tak teratur; nyeri sendi atau bengkak; kehilangan selera makan; masalah memori; perubahan menstruasi; Perubahan mental atau suasana hati; merah, bengkak, melepuh, atau mengupas kulit; dering di telinga; kejang; kram diare, mual, atau sakit perut yang parah; nyeri otot atau kelemahan yang parah; sakit parah atau nyeri di jempol kaki; sesak napas; pembengkakan pada tangan atau kaki; pembengkakan kelenjar getah bening; gejala tingkat B6 rendah (misalnya, kebingungan, retak di sudut mulut, lekas marah, kemerahan atau nyeri mulut, ruam bersisik); kesemutan atau mati rasa di tangan atau kaki; memar atau perdarahan yang tidak biasa; kelelahan atau kelemahan yang tidak biasa; muntah menguningnya kulit atau mata.

...

Precaution:

Sebelum mengambil produk ini, beritahu dokter atau apoteker jika Anda alergi terhadap rifampisin, isoniazid, atau pirazinamid; atau rifamycins lainnya (seperti rifabutin, rifapentin); atau jika Anda memiliki alergi lain. Produk ini mungkin mengandung bahan-bahan aktif, yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lainnya. Bicaralah dengan apoteker Anda untuk lebih jelasnya.

Sebelum menggunakan obat ini, beritahu dokter atau apoteker riwayat kesehatan Anda, terutama dari:reaksi parah sebelumnya dari isoniazid (seperti penyakit liver), penyakit hati, penyakit ginjal, penggunaan alkohol, infeksi HIV, diabetes, asam urat, kadar asam urat yang tinggi di darah, mati rasa / kesemutan dari lengan / kaki (neuropati perifer), melahirkan baru-baru ini, kelainan darah tertentu (porfiria).

Sebelum menjalani operasi, beritahu dokter atau dokter gigi tentang semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep, obat nonresep, dan produk herbal).

Alkohol dapat meningkatkan risiko penyakit hati. Hindari minuman beralkohol saat menggunakan obat ini.

Produk ini dapat menyebabkan vaksin bakteri hidup (seperti vaksin tifoid) tidak bekerja dengan baik. Oleh karena itu, jangan lakukan imunisasi / vaksinasi saat menggunakan obat ini tanpa persetujuan dari dokter Anda.

Selama kehamilan dan menyusui tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini tanpa saran dokter Anda.

...