Certolizumab


UCB | Certolizumab (Medication)


Desc:

Certolizumab adalah sintetis suntik (buatan manusia) antibodi protein dan berada dalam kelas obat yang disebut necrosis factor (TNF) inhibitor tumor. Certolizumab digunakan untuk mengobati gejala penyakit Crohn setelah obat lain telah dicoba tanpa pengobatan yang berhasil. Certolizumab juga digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis sedang sampai parah pada orang dewasa.

Certolizumab disuntikkan di bawah kulit paha atau perut oleh penyedia layanan kesehatan di rumah sakit. Jika Anda menggunakannya di rumah, ikuti persis arah dokter Anda. ...

Side Effect:

Obat ini dapat menyebabkan beberapa efek samping yang serius seperti:infeksi serius dan fatal; reaksi alergi; sesak napas dengan pembengkakan pergelangan kaki atau kaki; nyeri dada, batuk terus-menerus, batuk darah atau lendir; pembengkakan kelenjar di leher, ketiak, atau selangkangan; mudah memar atau perdarahan, kulit pucat, kelemahan yang tidak biasa; denyut jantung cepat atau lambat; rasa sakit atau terbakar ketika buang air kecil; kejang; penyakit kuning; kulit terik parah, mengelupas, dan ruam merah; masalah penglihatan, pusing, mati rasa atau perasaan geli, kelemahan otot di lengan atau kaki; nyeri sendi atau bengkak dengan demam, nyeri otot, mual, muntah, pengalaman atau perilaku yang tidak biasa; atau warna kulit merata, bintik-bintik merah, atau ruam kulit berbentuk kupu-kupu di pipi dan hidung.

Efek samping yang kurang serius mungkin termasuk berikut:hidung tersumbat, nyeri sinus; sakit perut, diare, sembelit; atau nyeri, kemerahan, gatal, bengkak, atau perdarahan di mana obat disuntikkan. Jika salah satu dari ini menetap atau memburuk, hubungi dokter Anda. ...

Precaution:

Sebelum menggunakan obat ini informasikan dokter Anda jika Anda memiliki jenis alergi. Informasikan dokter Anda jika Anda menggunakan obat lain dan jika Anda memiliki atau pernah memiliki salah satu kondisi berikut:lupus, diabetes, HIV / AIDS, hepatitis B, gangguan kejang, gagal jantung kongestif, riwayat kanker, atau penyakit yang mempengaruhi saraf atau otot seperti multiple sclerosis atau myasthenia gravis.

Selama kehamilan dan menyusui tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini tanpa saran dokter Anda. ...