Epivir


GlaxoSmithKline | Epivir (Medication)


Desc:

Epivir / lamivudine adalah obat antivirus yang mencegah (HIV) sel human immunodeficiency virus berkembang dalam tubuh Anda.

Epivir digunakan untuk mengobati HIV, yang menyebabkan acquired immunodeficiency syndrome (AIDS). Lamivudine bukan obat untuk HIV atau AIDS. Epivir-HBV merek lamivudine digunakan untuk mengobati hepatitis kronis B. Epivir-HBV tidak boleh digunakan pada orang yang terinfeksi dengan kedua hepatitis B dan HIV. ...

Side Effect:

Efek samping yang serius mungkin termasuk:kerusakan hati - mual, sakit perut, demam, kehilangan nafsu makan, urin gelap, tinja berwarna tanah liat, sakit kuning (menguningnya kulit atau mata); asidosis laktat - nyeri otot atau kelemahan, mati rasa atau dingin di lengan dan kaki, kesulitan bernapas, mual dengan muntah, dan detak jantung cepat atau tidak rata; pankreatitis - sakit parah di perut bagian atas menyebar ke punggung, mual dan muntah, detak jantung cepat; neuropati perifer - mati rasa, kesemutan, atau nyeri di tangan atau kaki; mudah memar atau perdarahan, kelemahan yang tidak biasa, kulit pucat; bercak putih atau luka di dalam mulut atau bibir Anda; demam, menggigil, nyeri tubuh, gejala flu; atau tanda-tanda lain dari infeksi baru.

Efek samping yang kurang serius mungkin termasuk:batuk; masalah tidur (insomnia), mimpi yang aneh; mual, muntah, diare; nyeri sendi atau otot; pusing, sakit kepala, perasaan lelah; atau perubahan bentuk atau lokasi lemak tubuh (terutama di lengan, kaki, wajah, leher, dada).

Segera cari perhatian medis jika Anda mengalami gejala reaksi alergi yang serius mungkin termasuk:ruam, gatal / bengkak (terutama wajah / lidah / tenggorokan), pusing berat, kesulitan bernapas. ...

Precaution:

Anda tidak harus mengambil Epivir jika Anda alergi terhadap lamivudine. Epivir tidak harus diambil bersama dengan obat kombinasi HIV yang mengandung lamivudine atau emtricitabine.

Untuk memastikan Anda dapat dengan aman mengambil Epivir, beritahu dokter Anda jika Anda memiliki salah satu kondisi lain:penyakit hati (terutama hepatitis B jika Anda juga memiliki HIV); penyakit ginjal; sejarah pankreatitis; atau jika Anda telah menggunakan obat mirip dengan Epivir di masa lalu.

Beberapa orang mengembangkan kondisi yang mengancam jiwa yang disebut asidosis laktat saat mengambil Epivir. Anda mungkin lebih mungkin mengembangkan asidosis laktat jika Anda kelebihan berat badan atau memiliki penyakit hati, jika Anda seorang wanita, atau jika Anda telah mengambil obat HIV atau AIDS untuk waktu yang lama. Bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko individu Anda.

Selama kehamilan dan menyusui tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini tanpa saran dokter Anda. ...