Batuk Darah


Dada | Pulmonologi | Batuk Darah (Symptom)


Deskripsi

Batuk darah adalah gejala, dalam dunia medis disebut hemoptisis, disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di saluran pernafasan, paru-paru, hidung atau tenggorokan. Hal ini mengacu pada darah dari noda darah berdahak di bronkus, laring, trakea atau paru-paru. Darah yang keluar dari batuk muncul dengan garis merah terang atau coklat karat, gumpalan darah, darah merah muda cair atau lebih jarang hanya darah saja.

Penyebab

Yang paling umum adalah infeksi seperti pneumonia atau bronkitis; dan kemacetan dan pecahnya pembuluh darah di paru-paru karna gagal jantung, stenosis mitral atau emboli paru.

Tumor kanker bisa juga menghasilkan hemoptisis dengan mengikis dinding pembuluh darah. Pada anak-anak, hemoptisis umumnya disebabkan oleh adanya benda asing di saluran pernafasan. Kondisi ini juga bisa jadi hasil dari over-antikoagulasi pengobatan dengan obat-obatan seperti warfarin. Cedera non-pernafasan yang luas juga bisa menyebabkan seseorang batuk berdarah. Penyebab jantung seperti gagal jantung kongesif dan stenosis mitral harus dikesampingkan.

Hemoptisis juga bisa berasal dari pendarahan diluar paru-paru dan saluran udara. Mimisan yang parah atau muntah berdarah dari perut dapat menyebabkan darah mengalir ke tenggorokan (trakea). Darah akan keluar dengan batuk,muncul sebagai hemoptisis.

Diagnosa dan Pengobatan

Tes untuk batuk berdarah meliputi : riwayat dan pemeriksaan fisik; X-Ray dada; CT Scan; bronkkoskopi; hitung darah lengkap (CBC); urinalisis; profil kimia darah; tes koagulasi; gas darah arteri; oksimetri pulse. Pengobatan tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

...