Tinja dan Diare


Bokong Rektum | Gastroenterologi | Tinja dan Diare (Symptom)


Buang air besar yang lembut, kotoran berair lebih dari 3 kali sehari disebut diare akut. Buang air besar biasanya hanya 2 kalisehari dan nomal tanpa perlu pengobatan apapun. Diare akut bisa menjadi tanda untuk penyakit lain dan harus diperlakukan dengan serius. Pasien diare bisa kehilangan sejumlah besar cairan berair melalui beberapa tinja yang bisa menyebabkan dehidrasi dan tidak lama bisa gangguan yang homeostasis yang keseimbangannya diperlukan untuk fungsi tubuh yang normal. Dehidrasi memiliki implikasi serius dan itu adalah gravitasi tertinggi pada anak dan orang tua, situasi yang bisa menyebabkan gangguan serius.

Diare adalah suatu kondisi atau gejala yang bisa terjadi di semua usia. Pada orang dewasa terjadi rata-rata sekitar 4 kali setahun.

Diare dikenal untuk mengubah masyarakat pedesaan terutama mereka yang melakukan perjalanan negara dan mengubah air dan diet seperti kontaminasi dengan bakteri, virus atau parasit. Juga bepergian di negara-negara terbelakang bisa menyebabkan masalah yang sama.

Penyebab

Diare bisa disebabkan oelh masalah sementara seperti infesi penyerta membatasi diri – diare akut atau bisa menjadi masalah kronis akibat penyakit usus yang parah – diare kronis. Beberapa penyebab diare bisa menjadi: infeksi bakteri pada saluran pencernaan, karna kontaminasi dari strain air makanan atau minum seperti Campylobacter, salmonella, shigella dan Escherichia coli, infeksi virus. Banyak virus yang menyebabkan diare seperti cytomegalovirus, virus herpes simpleks dan hepatitis. Virus yang paling umum yang terlibat menyebabkan diare adalah rotavirus.

Intoleransi makanan juga bisa menyebabkan diare. Contoh umum adalah laktosa, komponen karbohidrat susu. Penyebab parasit melibatkan parasit yang bisa mencemari air dan makanan sehingga menginfeksi saluran pencernaan. Parasit yang paling umum terlibat adalah: lamblia giardia, entamoeba histolytica dan cryptosporidium; obat yang berbeda seperti antibiotik, atihipertensi, antasida yang mengandung magnesium.

Penyakit radang usus seperti iritasi usus dan kondisi lain juga bisa mempengaruhi fungsi usus normal. Kemungkinan penyebab lain dari diare mungkin operasi pada perut, kolesistektomi, operasi usus besar, prosedur yang bia menginduksi gangguan pada pencernaan makanan.

...