Sinkop atau Pingsan


Umum atau Lainnya | Praktek Umum | Sinkop atau Pingsan (Symptom)


Sinkop atau pingsan adalah hilang kesadaran tiba-tiba disertai dengan hilagnya tonus otot.

Penyebab

Sinkop terjadi saat otak tidak mendapat cukup darah. Ada banyak penyakit akut atau kronis, ringan atau besar yang bisa menjadi rumit dengan sinkop. Ini bisa kecemasan, fobia, emosi, anemia, hipoglikemia, aritmia, kejang atau penyakit saraf. Bahkan ada idiopatik sinkop yang tidak bisa ditentukan dan tidak kambuh lagi atau sinkop yang diwariskan turun-temurun.

Meskipun sinkop bisa menjadi peringatan yang nyata bahwa ada sesuatu yang salah dalam tubuh. Kesenjangan menimbulkan masalah khusus oleh morbiditas dan komplikasi trauma terutama pada orang tua. Jika mereka ditayangkan nada postural dan jatuh, mungkin untuk memukul benda di dekatnya yang bisa berakibat negatif pada kesehatan tubuh karna lebih sulit pulih daripada cedera sinkop yang singkat; pasien pulih sepenuhnya dalam beberapa menit dan tidak ada kebingungan atau perubahan status mental.

Sinkop bisa memiliki prognosis lebih reserved jika ada latar belakang masalah jantung yang serius. Statistik terbaru menunjukan bahwa hampir 3% janji ke ruang gawat darurat dari bagian rumah sakit untuk sinkop, dan 6& dari seluruh penerimaan mengenali penyebab ini. Ini adalah penyebab utama keenam rawat inap pasien diatas 65 tahun. Terjadinya sinkop meningkat dengan bertambah usia, tapi sinkop adalah kondisi tidak eksklusif untuk pasien usia lanjut, bisa terjadi pada semua usia. Pasien mungkin merasa pusing sebelum sinkop, pingsan atau mungin harus mengumumkan bahwa ada sesuatu yang salah, atau bisa langsung pingsan dalam keadaan kesehatan yang baik. Karakter sementara memisahkan mereka dari banyak negara lain yang ditandai dengan gangguan kesadaran dan kurangnya gerakan motorik intens terlepas dari kejang.

...